Membangun Personal Branding Yang Efektif Dan Kompetitif

Membangun personal branding yang efektif
Membangun personal branding yang efektif. Foto by August de Richelieu/pexels.com

Membangun personal branding yang efektif itu penting, karena sepertinya kamu dan prestasi kamu tidak kekurangan apa-apa, tetapi mengapa begitu sulit menemukan pekerjaan yang sesuai dengan impian kamu?

Coba ingat-ingat, apakah ada teman kamu yang memiliki kepribadian yang kuat sehingga menjadi yang paling diinginkan dan dapat dipercaya dalam beberapa projek? Dalam situasi lain, kamu juga dapat menemukan sejumlah kecil orang yang memiliki ciri khas dalam cara berpakaian, cara berbicara, dll., Sehingga mereka mendapat julukan khusus dari orang-orang di sekitarnya.

Disengaja atau tidak, hal ini bisa terjadi karena orang-orang tersebut memiliki personal brand, kesan kuat yang melekat pada citra diri mereka. Branding yang tepat dapat membantu seseorang, kelompok, organisasi atau bisnis berkembang pesat. Jadi apa itu personal branding? Bagaimana ini terjadi dalam kehidupan sehari-hari hingga bidang profesional? Yuk, simak pembahasannya di sini!

Apa Itu Personal Branding?

Personal branding adalah citra diri yang ditangkap oleh orang lain melalui berbagai proses yang berkesinambungan, sehingga menciptakan nilai dan reputasi diri sendiri bagi seseorang. Ini adalah kombinasi unik dari keterampilan, pengalaman, dan kepribadian yang sengaja diungkapkan atau dibentuk untuk menciptakan kesan tertentu.

Sederhananya, personal branding adalah bentuk promosi diri yang membangun kepercayaan, rasa hormat, minat, dan sebagainya, melalui melakukan sesuatu secara konsisten sehingga seseorang memiliki lebih banyak nilai jual.

Mengapa Personal Branding Penting?

Seiring dengan era dimana teknologi telah membantu mempercepat penyebaran informasi, terjadi perubahan kebiasaan yang memaksa manusia untuk bergerak cepat. Begitu pula dengan proses rekrutmen di perusahaan.

Waktu semakin habis, persaingan semakin sengit. Pengusaha menjadi lebih pilih-pilih dalam memilih kandidat terbaik untuk perusahaan mereka. Cara terbaik agar tidak tersesat di tengah kerumunan orang baik lainnya adalah dengan menciptakan identitas yang kuat dan mudah diingat.

Orang-orang yang mengetahui dan menyadari reputasi baik kamu akan lebih mempercayai kamu. Ini dapat meyakinkan mereka untuk terus menggunakan layanan kamu dan bekerja sama dengan kamu.

Membangun Personal Branding Di Bidang Profesional

Jika dalam kehidupan sehari-hari, personal branding bisa membantu kamu menjadi seseorang yang selalu dikenang, dicari dan dirindukan, di dunia profesional, bisa menjadi salah satu kunci pembuka pintu mencari nafkah.

Pernahkah kamu bertanya-tanya bagaimana seorang influencer bisa menjual dengan baik meskipun menurut kamu mereka tidak istimewa? Bisa jadi seperti yang kamu pikirkan, tapi mungkin orang lain berbeda pandangan dengan kamu. Ya, personal branding juga erat kaitannya dengan target pasar.

Jika konteksnya tentang permintaan karir, di era digital target kamu adalah perusahaan dan pemberi kerja yang aktif mencari dan memilih kandidat melalui platform pencarian kerja lain atau media sosial profesional.

Manfaat Personal Branding

Manfaat personal branding
Manfaat personal branding. Foto by August de Richelieu/pexels.com

Dibawah ini akan kami sampaikan mengenai manfaat personal branding yang akan kamu dapatkan jika kamu melakukannya:

1. Membuat Kamu Memiliki Ciri Khas

Banyak orang memiliki gelar dan banyak prestasi, tetapi tidak selalu menyajikannya dengan cara terbaik. Dengan personal branding yang kuat, kamu bisa menjadi pribadi yang lebih unik, menarik, dan berkesan.

Selain itu, personal branding yang baik dapat memberi kamu daya tawar yang lebih besar, memungkinkan kamu untuk mengontrol penentuan penghasilan kamu nantinya.

2. Meningkatkan Prestise Pada Diri Kamu

Ketika orang merasa mereka tahu siapa kamu, nilai-nilai kamu, dan komitmen kamu, mereka akan lebih mempercayai kamu.

Jika pemberi kerja memperhatikan hal ini, kamu akan dianggap sebagai nilai tambah, yang meningkatkan peluang kamu untuk berintegrasi dengan perusahaan. Jika ini benar di mata klien yang telah bekerja dengan kamu, mereka tidak akan ragu untuk memanggil layanan kamu pada proyek berikutnya.

3. Membuka Banyak Peluang Untuk Kamu

Personal branding adalah kombinasi unik dari keterampilan, kepribadian, dan pengalaman yang membantu kamu menonjol dari keramaian. Dengan mengkombinasikan itu semua dengan baik, kamu dapat kemampuan dalam berkompetisi dengan yang lainnya.

Orang akan mengingat kamu ketika mereka mencari seseorang dengan keterampilan dan keahlian khusus yang kamu miliki. Otomatis peluang kamu untuk diundang ke proyek, perusahaan, dan berkolaborasi-pun semakin besar.

Langkah-langkah Personal Branding

Langkah-langkah personal branding
Langkah-langkah personal branding. Foto by August de Richelieu/pexels.com

Untuk membuat kesan yang baik untuk keperluan bisnis, kamu perlu melakukan beberapa hal, antara lain:

1. Kenali Diri Kamu Sendiri

Temukan kekuatan dan kelemahan kamu. Sejauh mana kamu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang berguna untuk pertumbuhan karir? Periksa juga untuk melihat apakah kamu memiliki cukup soft skill berguna yang selaras dengan nilai-nilai yang kamu yakini.

2. Menentukan Tujuan Kamu

Setelah mengakui siapa diri kamu dengan segala kelemahan dan keterampilan yang kamu miliki, kamu dapat memilih untuk menekankan kualitas tertentu berdasarkan kemampuan kamu.

Misalnya, kamu ingin dikenal sebagai seseorang yang memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Jadi kembangkan keterampilan menuju tujuan ini. Terus tingkatkan keterampilan komunikasi kamu, pelajari berbagai model kepemimpinan, dan banyak lagi.

3. Lakukan Pencapaian Kamu

Putuskan bagian mana yang ingin kamu jangkau. Ini nantinya akan memengaruhi cara kamu mendekati mereka.

Jika kamu lulusan perguruan tinggi baru-baru ini yang mencari perhatian dari perusahaan konsultan multinasional, kamu harus tampil profesional dan formal. Daftar partisipasi dalam aktivitas yang mengharuskan kamu menjadi pemecah masalah, keterampilan bahasa Inggris aktif, dan mungkin prestasi akademik kamu juga harus disertakan.

Sebaliknya, jika kamj ingin menjadi seniman lepas dan tidak menargetkan perusahaan dengan standar ketenagakerjaan yang ketat, kamu memiliki sedikit kebebasan untuk mengekspresikan diri saat menunjukkan karya kamu.

Selaraskan kemampuan, keinginan, dan kebutuhan target.

4. Tindakan Yang Konsisten

Membangun personal branding bukanlah hal yang bisa dilakukan dalam semalam. Butuh waktu dan konsistensi untuk membangun kesadaran di mata orang lain, terutama jika tujuan kamu berskala besar. Asah terus keterampilan kamu dan buat fitur mencolok yang akan membuat gambar kamu bersinar seperti matahari.

5. Perluas Jaringan Kamu

Jika kamu memiliki produk yang bagus tetapi hanya menjualnya kepada kerabat terdekat, maka tentunya perkembangan bisnis akan semakin lambat. Hal yang sama berlaku untuk self-branding. Manfaatkan teman, kenalan di komunitas, jejaring sosial untuk memberi tahu lebih banyak orang tentang keahlian kamu.

Kiat Membangun Personal Branding

Kiat Membangun personal branding
Kiat Membangun personal branding. Foto by August de Richelieu/pexels.com

Dibawah ini akan kami sarankan untuk kamu yang sedang membangun personal branding, lakukan hal-hal dibawah ini dengan maksimal:

1. Pamerkan Bakat dan Keterampilan Kamu

Dua elemen dasar dapat membantu kamu menciptakan personal branding yang kuat: bakat dan keterampilan. Bakat adalah modal awal. Semakin banyak modal yang kamu miliki, semakin tinggi titik awal kamu. Namun Keahlian juga memerlukan kerja keras, hingga kamu menjadi lebih pintar dan ahli dalam suatu bidang.

Tunjukkan kepada orang-orang bahwa kamu sudah memiliki keterampilan yang diasah untuk menjadikan kamu memiliki nilai jual yang baik.

2. Manfaatkan Teknologi Informasi

Untuk memudahkan calon pemberi kerja atau klien menjangkau kamu, kamu dapat memanfaatkan media sosial profesional (seperti LinkedIn, Jibberjobber, dll.), menulis di blog, atau membuat situs web kamu sendiri.

3. Fokuskan Pada Konten Profesional

Kamu bebas membagikan apa saja di jejaring sosial pribadi kamu selama masih dalam batas wajar dan disertai dengan pertimbangan yang bijak.

Ini cerita yang berbeda dari jejaring sosial profesional, kamu harus menghindari mengungkapkan terlalu banyak konten pribadi. Fokus pada konten terkait pekerjaan. Misalnya memposting hasil kreatif, berbagi pengalaman kerja dan solusi, memposting ulang konten dari akun brand atau HR, berbagi insight, dan lainnya.

4. Berikan Kesan Positif

Namanya juga menebar pesona. Itu wajar, jika kamu memoles citra diri kamu. Hindari menyemburkan kesalahan atau memposting hal-hal yang terlalu pribadi. Lebih baik lagi, tunjukkan kualitas terbaik kamu. Kesan positif akan menjadi daya tarik yang membuat kamu lebih menonjol daripada yang lain.

5. Gunakan Foto Profil Yang Sama

Jika keempat langkah di atas sudah selesai, yang perlu kamu lakukan hanyalah memantapkan eksistensi. Dengan menggunakan foto yang sama, kamu memudahkan pemberi kerja mengidentifikasi berbagai media digital yang digunakan untuk mendukung personal branding kamu. Kamu juga akan lebih mudah dikenali dan dicari.

Ketika banyak orang berlomba-lomba menjadi yang terbaik, jadilah luar biasa. Kamu mungkin bukan yang pertama, tapi kamu mungkin satu-satunya. Manfaatkan kombinasi unik dari kepribadian, kompetensi, dan nilai yang kamu yakini untuk membangun persepsi yang kuat di mata orang lain. Kurang lebih begitu, personal branding berhasil dalam kehidupan, termasuk dunia kerja.

Baca Juga:

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *