Kenali Penyebab Dan Cara Mengobati Demam Pada Buah Hati

penyebab dan cara mengobati demam pada buah hati
Penyebab dan cara mengobati demam pada buah hati. Foto by Karolina Grabowska/pexels.com

Penyebab dan cara mengobati demam pada buah hati, meski demam pada anak sering membuat takut orang tua, namun tidak selalu berbahaya. Dengan mengetahui penyebab dan cara mengobati demam pada anak, maka orang tua akan lebih siap dan cepat menanganinya.

Saat si buah hati demam, mereka merasa tidak nyaman, sehingga sering menangis. Orang tua pasti resah dan panik jika anaknya demam.

Namun, demam bukanlah penyakit melainkan gejala penyakit. Oleh karena itu, sebaiknya bunda mempelajari penyebab dan pengobatan saat buah hati demam agar tidak panik terhadap penyakit ini.

Penyebab Demam Pada Buah Hati

penyebab dan cara mengobati demam pada buah hati
Penyebab dan cara mengobati demam pada buah hati. Foto by Karolina Grabowska/pexels.com

Demam adalah mekanisme alami tubuh untuk melawan infeksi. Selain itu, demam juga bisa disebabkan oleh hal lain. Berikut adalah beberapa penyebab umum demam pada anak:

1. Pasca Imunisasi

Demam pasca vaksinasi adalah peristiwa tindak lanjut pasca vaksinasi (PFE). Demam pada si buah hati ini biasanya relatif ringan dan tidak berlangsung lama.

2. Tumbuh Gigi

Saat tumbuh gigi, bayi dapat memproduksi air liur lebih banyak dari biasanya, gusi sakit, rewel, sulit makan, dan demam. Demam pada bayi tumbuh gigi biasanya bukan demam yang parah.

3. Masuk Angin

Bayi dan anak kecil lebih rentan terhadap pilek daripada orang dewasa. Selain bersin, pilek, sakit tenggorokan, lemas dan kehilangan nafsu makan, anak juga bisa mengalami demam saat pilek.

4. Terkena Influenza

Influenza, yang terutama disebabkan oleh infeksi virus, biasanya disertai dengan demam. Selain itu, beberapa gejala lain, seperti lemas, mual, batuk, dan sakit tenggorokan juga dapat terjadi. Pada si buah, demam flu biasanya cukup tinggi, mencapai 39°C atau lebih.

5. Mengalami Dehidrasi

Dehidrasi terjadi ketika tubuh kekurangan cairan. Tubuh membutuhkan air untuk membantu menjaga kestabilan suhu tubuh. Jika buah hati mengalami dehidrasi, tubuhnya akan merespon dengan menyebabkan demam.

6. Serangan Panas

Heatstroke adalah peningkatan suhu tubuh secara tiba-tiba hingga 41°C atau bahkan lebih tinggi akibat paparan suhu lingkungan yang tinggi. Heatstroke merupakan keadaan darurat yang membutuhkan penanganan segera karena dapat menyebabkan kerusakan otak bahkan kematian.

Cara Mengobati Demam Pada Buah Hati

penyebab dan cara mengobati demam pada buah hati
Penyebab dan cara mengobati demam pada buah hati. Foto by Karolina Grabowska/pexels.com

Berikut beberapa cara mengatasi demam pada si buah hati yang harus dilakukan bunda:

1. Ukur Suhu Tubuh Si Buah Hati

Gunakan termometer untuk memeriksa suhu buah hati bunda. Suhu tubuh bayi normal adalah antara 36,4 dan 37,8°C. Jika suhu tubuh si buah hati lebih tinggi dari angka tersebut, maka dapat dikatakan dia mengalami demam.

2. Cari Gejala Demam Lainnya

Perhatikan gejala atau perilaku si buah hati saat ia demam. Jika demam disertai dengan sakit tenggorokan, sakit telinga, muntah, diare, atau nyeri saat buang air kecil, periksakan sang buah hati ke dokter untuk memastikan penyebabnya.

3. Kompres Dengan Air Hangat

Untuk membantu menurunkan demam si buah hati, orang tua bisa menggunakan waslap hangat untuk dioleskan ke dahi atau ketiak. Selain itu, pastikan si buah hati mendapat istirahat yang lebih banyak.

4. Penuhi Asupan Cairan Tubuh

Dengan demam, si buah hati mungkin mengalami dehidrasi lebih cepat. Untuk menanganinya, beri anak anak lebih banyak air untuk diminum. Selain itu, cobalah memberinya makanan bergizi dengan banyak air, seperti buah atau sup.

Pada bayi, cukupi asupan cairan dengan memberikan ASI yang banyak. Jika demam anak kamu disertai dengan muntah atau diare, tanyakan kepada dokter kamu apakah akan memberikan anak kamu oralit khusus yang dibuat khusus untuk anak-anak.

Memberikan Obat Pada Buah Hati

penyebab dan cara mengobati demam pada buah hati
Penyebab dan cara mengobati demam pada buah hati. Foto by Karolina Grabowska/pexels.com

Orang tua dapat memberikan paracetamol kepada si buah hati untuk menurunkan demam. Obat ini tergolong aman untuk anak-anak selama digunakan sesuai dosis dan sesuai petunjuk pemakaian.

Agar efektif, penggunaan parasetamol yang benar harus sesuai dengan berat badan atau usia anak. Oleh karena itu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter anak sebelum memberikan obat ini kepada si buah hati.

Hindari pemberian ibuprofen pada anak di bawah usia 3 bulan atau berat badan kurang dari 5 kg. Meski tidak selalu berbahaya, demam pada anak tidak bisa diabaikan begitu saja. Sebab, pada kondisi tertentu, demam bisa menjadi pertanda kondisi yang perlu mendapat perhatian.

Berikut demam pada anak yang perlu mendapat perhatian khusus:

  • Demam pada bayi di bawah 3 bulan, meski suhunya tidak tinggi, karena bisa menandakan infeksi serius
  • Demam tinggi lebih dari 40°C pada bayi berusia di atas 3 bulan dan anak kecil
  • Demam yang berulang atau terus menerus dan berlangsung lebih dari 3 hari
  • Demam tanpa kencing setelah 8 sampai 12 jam
  • Demam pada anak dengan riwayat kejang demam
  • Demam disertai penurunan kesadaran

Ini dia penyebab dan penanganan saat anak demam. Sekarang bunda tahu langkah apa yang harus dilakukan ketika si buah hati demam. Namun, jika anak kamu mengalami demam yang disertai dengan kondisi lain atau memerlukan perhatian khusus, jangan tunda untuk membawa si buah hati ke dokter.

Baca Juga:

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *