Kantung Ketuban Pecah Sebelum Waktunya Pada Ibu Hamil

Kantung ketuban pecah sebelum waktunya
Kantung ketuban pecah sebelum waktunya. Foto by mikoto.raw Photographer/pexels.com

Kantung ketuban pecah sebelum waktunya atau ketuban pecah dini bila usia kehamilan kurang dari 37 minggu. Kondisi yang dapat membahayakan ibu dan bayi dapat disebabkan oleh beberapa alasan. Perawatan juga harus sesuai dengan usia rahim pada saat ketuban pecah.

Cairan ketuban adalah cairan di dalam kantung yang mengelilingi janin dalam kandungan. Dalam kondisi normal, kantung ketuban akan pecah tepat sebelum kelahiran. Akan tetapi untuk beberapa kasus pecahnya ketuban lebih cepat dari waktu yang semestinya atau yang dikenal dengan ketuban pecah dini.

Seorang ibu hamil dikatakan mengalami ketuban pecah sebelum waktunya apabila:

  • Cairan dalam kantung ketuban keluar jauh sebelum proses kehamilan atau usia kehamilan belum 37 Minggu. Hal tersebut bisa membahayakan sang buah hati dan ibunya;
  • Keluarnya cairan dalam kantung ketuban menjelang waktu kelahiran, namun selama 24 jam belum terjadinya persalinan.

Penyebab Dan Faktor Risiko Ketuban Pecah Sebelum Waktunya

Meskipun sudah banyak yang mengalami ketuban pecah sebelum waktunya, namun penyebabnya belum diketahui dengan pasti. Dimungkinkan karena kondisi kantung ketuban yang melemah dan terjadinya tekanan yang berlebihan pada kantung ketuban.

Selain itu, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya ketuban pecah tapi belum kontraksi, yaitu:

  • Pada ari-ari, rahim, saluran kemih, leher rahim atau pada vagina terjadi infeksi;
  • Banyaknya cairan ketuban atau hamil kembar, menyebabkan semakin besarnya tekanan pada kantung ketuban.
  • Kurangnya berat badan pada ibu hamil
  • Penggunaan obat-obatan tanpa resep dokter
  • Kebiasaan merokok pada ibu hamil
  • Pernah melakukan operasi pada leher rahim (serviks)
  • Leher rahim yang pendek
  • Pernah mengalami ketuban pecah dini sebelumnya
  • Pernah mengalami pendarahan selama kehamilan, terutama pada trimester kedua dan ketiga

Penanganan Ketuban Pecah Tapi Sebelum Waktunya

Perawatan ketuban yang pecah sebelum waktunya itu ditentukan sesuai usia kehamilan, kondisi janin dalam kandungan, dan kondisi ibu.

Berikut adalah beberapa perawatan yang akan dilakukan dokter ketika ketuban pecah sebelum waktunya diantaranya sebagai berikut:

1. Kehamilan Di Bawah 23 Minggu

Jika ketuban pecah sebelum usia kehamilan, penyedia layanan kesehatan perlu mengevaluasi kondisi ibu dan janin untuk menentukan apakah kehamilan berisiko tinggi jika dipertahankan.

Bayi yang lahir pada usia kehamilan ini tidak mungkin bertahan hidup. Jika memungkinkan, mereka lebih cenderung memiliki cacat mental atau fisik.

Jika selaput ketuban kamu pecah lebih awal pada usia yang sangat muda, dokter mungkin akan meresepkan obat untuk melebarkan rahim kamu dan memberi kamu cairan ketuban ekstra (infus cairan ketuban).

2. Umur Kehamilan Dari 23-34 Minggu

Jika selaput ketuban sudah pecah dan usia kehamilan ini belum berkontraksi, biasanya dokter akan menyarankan untuk menunda persalinan agar janin dalam kandungan memiliki cukup waktu untuk tumbuh dan berkembang.

Ibu hamil akan diberikan antibiotik untuk mencegah infeksi dan kortikosteroid untuk mempercepat perkembangan paru-paru janin.

3. Usia Kehamilan Mulai 34-37 minggu

Dokter mungkin merekomendasikan induksi persalinan sehingga bayi dapat dilahirkan beberapa minggu lebih awal jika ketuban pecah sebelum waktunya. Agar tidak terjadi infeksi pada cabang bayi.

4. Waktu Kehamilan Di Atas 37 Minggu

Jika ketuban pecah sebelum waktunya saat usia kehamilan di atas 37 minggu, janin harus segera dikeluarkan dari dalam rahim. Semakin lama proses persalinan, semakin tinggi risiko infeksi pada ibu dan janin.

Wanita hamil yang berisiko kantung ketuban pecah sebelum waktunya seperti itu harus melakukan pemeriksaan antenatal secara teratur dan berkonsultasi dengan dokter. Ini untuk menghindari pecahnya selaput ketuban juga komplikasi yang dapat ditimbulkannya.

Baca Juga:

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *