Demam Setelah Imunisasi pada Anak: Penyebab, Gejala, dan Penanganan

Demam Setelah Imunisasi pada Anak: Penyebab, Gejala, dan Penanganan
Foto oleh MART PRODUCTION/pexels.com

Yubaca.com | Imunisasi adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan anak-anak dari penyakit yang berbahaya. Namun, seringkali setelah mendapatkan vaksin, anak dapat mengalami demam sebagai reaksi alami dari tubuh mereka. Apa yang sebenarnya terjadi saat demam setelah imunisasi? Bagaimana cara mengenali gejalanya dan apa yang harus dilakukan sebagai orang tua?

Apa yang Menyebabkan Demam Setelah Imunisasi?

Demam setelah imunisasi anak adalah respons normal dari sistem kekebalan tubuh anak terhadap vaksinasi. Saat tubuh menerima vaksin, sistem kekebalan akan “berlatih” untuk mengenali dan melawan penyakit yang dilindungi oleh vaksin. Proses ini kadang-kadang menyebabkan tubuh merespons dengan meningkatkan suhu tubuh, yang mengakibatkan demam.

Gejala Demam Setelah Imunisasi

Gejala demam setelah imunisasi pada anak mirip dengan demam biasa dan bisa meliputi:

  • Kenaikan suhu tubuh di atas 38°C (100.4°F)
  • Kemerahan atau bengkak di tempat suntikan
  • Kehilangan nafsu makan
  • Kelelahan atau kelesuan

Penanganan Demam Setelah Imunisasi

Demam setelah imunisasi umumnya bersifat ringan dan tidak berbahaya. Namun, sebagai orang tua, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk membantu mengatasi gejala:

  1. Memberikan Minuman yang Cukup: Pastikan anak Anda terhidrasi dengan baik dengan memberikan air minum yang cukup.
  2. Memberi Obat Penurun Demam: Jika suhu tubuh anak terlalu tinggi atau menyebabkan ketidaknyamanan, konsultasikan dengan dokter anak Anda tentang pemberian obat penurun demam yang aman.
  3. Menjaga Kondisi Tubuh Anak: Pastikan anak Anda cukup istirahat dan memberikan nutrisi yang seimbang untuk membantu tubuhnya pulih lebih cepat.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Meskipun demam setelah imunisasi umumnya tidak berbahaya, tetapi ada beberapa situasi di mana Anda harus segera menghubungi dokter anak Anda, termasuk:

  • ketika anak anda demam lebih dari dua hari.
  • Jika anak menunjukkan tanda-tanda dehidrasi, seperti mulut kering, sedikit atau tidak ada urin, atau menangis tanpa air mata.
  • Jika ada tanda-tanda infeksi serius di tempat suntikan, seperti kemerahan yang parah, pembengkakan, atau keluarnya nanah.

Kesimpulan

Demam pada anak setelah imunisasi adalah respons normal dari tubuh anak terhadap vaksinasi dan biasanya bersifat ringan. Dengan memberikan perawatan yang tepat dan memonitor kondisi anak dengan seksama, Anda dapat membantu mereka pulih dengan cepat dan melanjutkan menjaga kesehatan mereka dengan aman. Tetaplah waspada dan konsultasikan dengan dokter anak Anda jika Anda memiliki kekhawatiran tentang demam setelah imunisasi anak Anda.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *