Cara Terbaik Mengistirahatkan Otak Yang Kelelahan

Cara terbaik mengistirahatkan otak
Cara terbaik mengistirahatkan otak. Foto by Elina Fairytale/pexels.com

Cara terbaik mengistirahatkan otak kita yang lelah bekerja, dengan bekerja keras untuk memberikan yang terbaik dalam karir kita. Selalu berusaha untuk mencapai tujuan kita memiliki kehidupan yang lebih baik, nyaman dan bahagia. Namun, di suatu tempat, kamu juga telah belajar bahwa waktu adalah aset kamu yang paling berharga.

Ini adalah bagian dari kehidupan yang tidak ingin kamu sia-siakan atau gunakan dengan sembarangan. Itulah mengapa penting untuk menggunakan waktu kamu dengan bijak, dengan cara yang paling konstruktif, produktif, dan menyenangkan.

Namun, tidak peduli seberapa baik kita belajar beradaptasi dengan perubahan, dunia di sekitar kita terus berevolusi, berubah, dan berputar. Akibatnya, dengan semua pengalaman indah yang ditawarkan kehidupan, kadang-kadang juga bisa membuat kamu kewalahan.

Kadang-kadang kamu akan berpikir bahwa yang terbaik adalah mengatur ulang seluruh sistem kamu. Seperti komputer, dapatkah kamu juga mempelajari cara menyetel ulang otak Anda? Apakah ada tombol reset otak sehingga kamu dapat menghapus semua data yang tidak diinginkan dan memulai dari awal?

Cara Terbaik Mengistirahatkan Otak Yang Kelelahan Akibat Pekerjaan

Cara terbaik mengistirahatkan otak
Cara terbaik mengistirahatkan otak. Foto by Elina Fairytale/pexels.com

Mirip dengan kemampuan komputer untuk menyimpan data, jika kamu memuat terlalu banyak informasi ke dalam otak kamu, kamu berisiko mematikannya secara tidak sengaja. Akibatnya, kamu rentan terhadap berbagai masalah kesehatan mental yang berkontribusi terhadap gejala depresi dan kecemasan.

Jadi, penting untuk melakukan segala daya kamu untuk melindungi dan memelihara otak kamu, sama seperti organ tubuh lainnya yang membutuhkan perawatan dan perhatian. Oleh karena itu, sekarang mungkin salah satu waktu terbaik untuk mulai menerapkan beberapa strategi yang mudah diikuti untuk membantu me-reboot otak kamu untuk istirahat yang memang layak.

1. Mulai Melakukan Hobi

Semua pekerjaan dan tidak ada permainan dapat menyebabkan kelelahan. Ikuti hasrat kamu, atau setidaknya coba sesuatu yang baru untuk bersenang-senang. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa orang yang melakukan hobi cenderung tidak mengalami gejala kecemasan dan depresi.

Hobi dapat memberikan pengalaman bebas stres di mana kamu dapat terlibat dengan kecepatan dan tingkat keterampilan kamu sendiri tanpa dihakimi. Misalnya, membaca dapat membantu memperluas kosakata, perspektif, dan mungkin yang paling penting, imajinasi kamu.

Sementara seni dan kerajinan dapat membantu kamu mengekspresikan perasaan kamu secara konstruktif dengan kreativitas, serta membangun harga diri.

2. Lakukan Pernapasan Dalam

Latihan pernapasan dalam adalah cara sederhana dan mudah untuk me-reboot otak kamu. Temukan tempat yang damai di rumah, kantor, di mana saja. Duduklah dengan nyaman, tetapi pertahankan postur yang baik. Tarik napas melalui hidung sambil menghitung sampai lima, biarkan paru-paru kamu terisi udara.

Kemudian hembuskan napas perlahan melalui hidung sambil menghitung sampai lima. Ulangi latihan pernapasan beberapa kali. Kamu dapat menambah atau mengurangi frekuensi dan durasi latihan tergantung pada tingkat kenyamanan kamu.

Latihan pernapasan dalam telah terbukti menurunkan tekanan darah dengan membantu mengurangi stres. Mereka juga meningkatkan oksigen dalam tubuh, merangsang sistem limfatik. Oleh karena itu, latihan pernapasan dalam juga dapat meningkatkan kekebalan terhadap penyakit dengan membantu tubuh membuang racun berbahaya.

3. Berolahraga

Mungkin sulit untuk menemukan waktu untuk berolahraga karena kebanyakan dari kita sibuk dengan pekerjaan atau pekerjaan rumah. Namun, penelitian menunjukkan bahwa orang yang berolahraga secara teratur lebih kecil kemungkinannya untuk mengembangkan penyakit mental.

Selain itu, olahraga juga telah terbukti membantu mengurangi keparahan dan durasi gejala penyakit mental, terutama pada orang dengan depresi dan kecemasan. Olahraga dianggap membantu melepaskan endorfin di otak, yang meningkatkan rasa sejahtera batin kamu.

Hasilnya, orang yang aktif berolahraga dapat melihat peningkatan tingkat energi serta kualitas tidur mereka. Sehingga berolahraga menjadi salah satu cara terbaik mengistirahatkan otak.

4. Jalani Meditasi Kesadaran

Temukan kedamaian surga kamu sendiri jauh di dalam pikiran kamu sambil menghilangkan stres melalui meditasi yang penuh perhatian. Tutup pintu, tutup tirai dan matikan bel. Ini adalah waktu pikiran kamu. Pergi ke tempat sepi itu, bahkan jika kamu harus pergi ke taman, pergilah ke sana.

Dan saat kamu siap, duduklah dengan nyaman di lantai, di meja kamu, atau bahkan di kursi pantai favorit kamu. Letakkan tangan terbuka kamu di lutut dengan telapak tangan menghadap ke atas. Biarkan pikiran kamu terpaku pada apa yang terjadi di alam semesta itu sendiri, dan biarkan berlalu.

Tutup mata kamu dan biarkan pikiran kamu mengembara melalui semua gambar yang tampaknya tertanam jauh di dalam jiwa kamu. Hadir di saat ini. Meditasi mindfulness telah terbukti meningkatkan fokus dan kejernihan mental.

5. Prioritaskan Waktu Kamu

Kamu dapat memiliki banyak hal, namun, beberapa hal lebih penting daripada yang lain. Mulailah hari kamu dengan daftar tugas. Prioritaskan hal-hal yang paling penting dan tempatkan terlebih dahulu dan periksa setiap tugas saat kamu menyelesaikannya.

Meskipun kamu mungkin tidak mencapai semua yang ada dalam daftar kamu, lakukan yang terbaik untuk mencapai hal-hal yang paling penting seperti olahraga, berkencan dengan pasangan atau anak-anak, mengonsumsi vitamin, menyelesaikan proyek, dll.

Kamu pasti akan merasa lebih baik di penghujung hari dan akan lebih mudah bagi otak kamu untuk beristirahat dengan lebih sedikit masalah dan kekhawatiran yang tersisa.

6. Menjauh Dari Teknologi

Dalam satu atau lain cara terbaik mengistirahatkan otak, kita semua menjadi kecanduan teknologi. Mirip dengan konsep propulsi jet, untuk setiap aksi ada reaksi yang sama besar dan berlawanan arah.

Misalnya, Internet telah meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan akses ke informasi dalam banyak cara. Namun, pada saat yang sama, tanpa ada yang benar-benar mengontrol waktu yang kita habiskan untuk online, pada dasarnya kita bertanggung jawab untuk mengelola penggunaan kita sendiri.

Akibatnya, banyak orang menghadapi masalah dalam menggunakan komputer mereka ketika mereka menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menggunakannya karena suatu alasan. Mulai dari sosial media hingga streaming film, dari perjudian hingga pornografi.

Bagaimanapun, penelitian telah menunjukkan bahwa menghabiskan terlalu banyak waktu online dapat menyebabkan insomnia, kesehatan yang buruk, konflik interpersonal, dan kesulitan keuangan. Jika kamu ingin me-restart otak kamu, cobalah untuk menghabiskan sedikit lebih banyak waktu senggang untuk menjelajahi Internet, terutama sebelum tidur.

7. Bersosialisasi Dengan Orang Lain

Baik itu dengan rekan kerja atau sepupu favorit kamu di kampung halaman, interaksi sosial adalah cara yang bagus untuk me-reboot otak kamu. Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial. Kami cenderung berkumpul dan membentuk komunitas di mana kami membangun hubungan dengan orang lain.

Jadi, isolasi sosial tampaknya menjadi salah satu tanda atau gejala paling penting dari penyakit mental. Penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang melaporkan sering berinteraksi sosial dengan orang lain memiliki tingkat depresi dan kecemasan yang jauh lebih rendah daripada mereka yang tidak.

Selain itu, meskipun tidak dapat menggantikan kontak manusia, teknologi sekarang memberi sebagian besar dari kita kemampuan untuk terhubung dengan siapa pun, di mana pun di dunia, tanpa perlu meninggalkan rumah.

8. Bicaralah Dengan Profesional

Tentunya teman dan keluarga kamu dapat memberi kamu banyak dukungan dan dorongan. Namun, kebanyakan dari mereka secara emosional terkait dengan kebahagiaan kamu dari sudut pandang yang lebih subjektif.

Selain itu, kehidupan mereka mungkin secara langsung dipengaruhi oleh perilaku dan perasaan kamu, sehingga menyulitkan mereka untuk sepenuhnya transparan dan jujur.

Dari perspektif yang lebih objektif, kamu dapat memperoleh manfaat yang signifikan dari berbicara dengan profesional kesehatan mental yang terlatih dan peduli yang dapat membantu kamu dengan beberapa masalah yang kamu yakini. yang berdampak negatif pada hidup kamu.

Ketika kamu bekerja melalui dan memecahkan masalah kamu, pada dasarnya kamu melepaskan beban pikiran, yang restart otak kamu.

9. Tidur Yang Berkualitas

Mendapatkan tidur yang tepat dan perlu mungkin adalah cara terbaik untuk me-reboot otak kamu. Hidup bukanlah lari cepat, ini adalah maraton. Kamu harus mempercepat dengan hati-hati di sepanjang jalan sehingga kamu tidak kehilangan napas di garis finish.

Bagaimanapun, otak kamu adalah pusat pemrosesan utama untuk semua emosi dan perilaku kamu, jadi kami membutuhkannya untuk berada di puncaknya setiap saat. Mirip dengan baterai isi ulang, tidur memberi pikiran kamu kesempatan untuk mengisi ulang.

Para profesional kesehatan merekomendasikan tidur setidaknya tujuh jam sehari untuk hasil yang optimal. Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur terkait dengan timbulnya dan memburuknya berbagai gejala penyakit mental, termasuk depresi, kecemasan, dan bahkan psikosis.

Bahkan jika kamu memiliki setumpuk proyek yang tertunda di tempat kerja atau tanggung jawab di rumah, cobalah untuk mengakhiri hari dengan kegiatan yang umumnya lebih santai dan tidak terlalu menekan otak, seperti mendengarkan musik, membaca buku, atau mungkin menonton film. episode sitkom favorit kamu.

Baca Juga:

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *